Pengoperasian Depo Mini Bbm Selayar Terkendala Pelabuhan

 Hingga saat ini pembangunan Depo Bbm di pamatata kecamatan Bontomatene kabupaten kepulauan Selayar Sulawesi-selatan belum selesai dan sama sekali belum pernah dan dapat dioperasikan sesuai janji investornya kepada Pemerintah dan Masyarakat Selayar. Malah boleh di bilang bahwa pembangunan penampungan bbm ini mandek alias macet sejak beberapa terakhir .Menurut M.Arsyad pengurus desa Pamatata dimana lokasi depo mini bbm ini dibangun bahwa jangankan dilanjutkan pembangunannya, pemeliharaan peralatannya saja tidak pernah terlihat. Misalnya pipa-pipa besar yang memanjang dari depo ke arah pelabuhan feri sudah sebagain besar rusak, malah pekerja lokal termasuk penjaga keamanan depo tidak lagi ada yang nampak batang hidungnya seperti pada awal-awal depo ini dibangun. Hal ini disebabkan karena mereka tidak lagi mendapatkan gaji, jelas M Arsyad  ( Selasa 3/10).
 Senada dengan apa yang disampaikan oleh Rahmat Zaenal  Direktur PD. Berdikari Selayar yang membenarkan belum beroperasinya depo mini Bbm di Pamatata. Namun menambahkan bahwa menyangkut hal ini telah ada titik temu antara pihak Pertamina dan PD Berdikari. Insya Allah bulan Nopember mendatang. Pihak pertamina berencana akan melakukan survey ke Depo Pamatata. Hal yang akan di survey adalah sarana penunjang pelabuhan tempat sandarnya tangker bbm pengangkut ke depo Pamatata yang rencananya akan menggunakan pelabuhan penyeberangan kapal feri.  Memang penggunaan pelabuhan umum tidak boleh digunakan oleh kapal pengangkut bbm  namun karena belum adanya pelabuhan khusus yang sementara direncanakan maka telah ada kesepakatan dan ini adalah hasil rapat antara pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dan penanggung jawab pembangunan Depo yang merupakan investasi swasta dari PT. Transnusa Energi yang turut dihadir Rahmat sebagai Direktur PD Berdikari di ruang rapat pimpinan Bupati Kep.Selayar ( 5/3) lalu bahwa untuk sementara bongkar muat bbm yang diangkut oleh kapal tangker akan dilakukan dipelabuhan Pamatata pada jadwal tengah malam atau saat tidak ada kegiatan penumpang dari kapal feri yang selama ini bongkar muat dipelabuhan tersebut jelas Rahmat Zaenal kepada media (3/10). 
 Terkait kelanjutan pembangunan dan pengoperasionalan depo bbm Pamatata Selayar yang mulai dibangun sejak tahun 2008 lalu oleh PT Transnusa Energi telah beberapa kali mendapat penyampaian bernada peringatan keras dari Bupati Kepulauan Selayar  melalui surat resmi kepada pengusaha investasi PT. Transnusa Energi. Termasuk telah mendapat perhatian serius dari YKBS dijakarta. Dan diinformasikan bahwa perusahaan investasi ini disebut ada kaitannya dengan nama besar Tanri Abeng pengusaha sukses kelahiran Selayar 
 Dari sumber di BRI Cabang Selayar menyebutkan bahwa pembangunan Kilang atau tangki tangki pada depo bbm Pamatata Selayar yang menggunakan lahan Pemerintah,  telah menjadi salah satu agunan kredit investasi  senilai 19 M rupiah pada BRI sejak dua tahun lalu. Malah sempat mendapat penjadwalan ulang angsuran pembayaran karena tertunggak hingga delapan bulan lamanya pada tahun 2011 lalu. Kepada Rakyat Sul-sel sumber berpesan agar identitasnya tidak dipublikasikan dimedia ini. Pemberian kredit investasi oleh BRI pada tahun 2010 lalu bertujuan demi kelancaran pembangunan depo ini namun pada kenyataannya hingga saat ini belum dapat dioperasikan. 
 Mengomentari hal ini  (3/10), Sigit Sugiman seorang aktivis dari Lembaga Forum Peduli Selayar menyatakan bahwa tanggung jawab yang sebenarnya ada pada pihak Pemerintah dan Dewan yang ikut serta dalam perencanaan awal pembangunan Depo Bbm di Pamatata Selayar. Termasuk pihak Pertamina pusat yang melakukan Mou dengan Pemerintah Kabupaten kepulauan Selayar tahun 2008 lalu di Jakarta.  Termasuk menjelaskan bahwa  kami telah menyiapkan data adanya praktek kkn mengucurnya kredit perbankan atas pengelolaan pembangunan depo bbm diatas lahan negara tegas Sigit yang menyebut bahwa tolong jangan dulu dimuat media karena ini masih tahap penyempurnaan kelengkapan data dan bukti.

Tentang MC-I Selayar

Medianya Orang Selayar
Pos ini dipublikasikan di selayar. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s