Jembatan S.Lebo Selayar Putus, Warga 4 Desa Terisolir.

 Hingga Minggu (27/5) Jembatan Sungai Lebo di Kecamatan Bontosikuyu Kabupaten Kepulauan Selayar dan merupakan jembatan yang berada dijalan poros yang setiap harinya dilalui warga Selayar dan warga yang melintas ke wilayah NTT melalui pelabuhan Pattumbukang masih putus. Empat desa yang berada paling ujung pulau Selayar dengan jumlah penduduk sekitar lima ribuan terisolir. Memang keterisolasian warga belum sampai pada  ambang terancam kelaparan atau kekurangan sembako namun warga terisolasi akibat tidak adanya kendaraan yang bisa tembus ke empat desa tersebut. Termasuk sejumlah hasil pertanian dan hasil perikanan warga terpaksa terkendala dengan sarana pengangkut. Harga harga bahan pokok meroket hingga dua kali lipat dari harga sebelum jembatan ini putus. Alasan para penjual sembako yang melayani ke empat desa ini adalah meningkatnya biaya transportasi dari ibu kota kabupaten ke daerah selatan ini.
 Kejadian putusnya jembatan Sungai Lebo akibat hujan yang terus menerus dihulu sungai sehingga terjadi  banjir sungai Lebo pada Minggu lalu. Amma Lias (46) warga desa Lantibongan  yang menyaksikan kejadian menjelaskan bahwa air sungai naik hingga ke badan jalan selama hampir dua hari, pada saat air sungai mulai surut yang terlihat adalah kerusakan pada bahu jalan diatas jembatan S.Lebo. Setelah awalnya hanya bahu jembatan yang rusak, akhirnya penyangga jembatan juga ikut rusak karena sehari setelah surut , air sungai kemudian meluap lagi akibat hujan deras di hulu.
 Warga yang akan melintasi jembatan ini harus ekstra hati-hati melalui bahu jembatan yang masih tersisa, sementara untuk kendaraan roda dua dan empat sama sekali sudah tidak bisa. Khawatir akan menelan korban maka jembatan kemudian ditutup sama sekali bagi pelintas dengan kendaraan.
 Dari hasil pengumpulan keterangan dan konfirmasi ke pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terkait hal ini, bahwa Bupati Kepulauan Selayar telah memerintahkan skpd terkait untuk melakukan upaya perbaikan, kendati jalan poros ini sebenarnya adalah tanggungjawab pemerintah Sul-sel, ujar sumber di Dinas Pekerjaan Umum Selayar. 
 
Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi ke Admin Blog ini

Tentang MC-I Selayar

Medianya Orang Selayar
Pos ini dipublikasikan di selayar. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s