Tentang Partai Golkar Dan Pemecatan Kadernya

   Golkar Tahan SK Pemecatan Muttamar-Ince
Arfandi: Sabar, Akan Datangji Itu

Meski sudah beberapa hari surat keputusan (SK) pemecatan Andi Muttamar Mattotorang dan Ince Langke diterima DPD Golkar Sulsel, partai berlambang pohon beringin rimbun ini masih menahan SK pemecatan kedua kader itu.

Buktinya, hingga Jumat, 18 Mei, baik Wakil Ketua DPD Golkar Bulukumba, Muttamar maupun fungsionaris Golkar Sulsel Ince Langke belum menerima salinan SK pemecatan dari DPP. Setuasi ini menimbulkan spekulasi dan berbagai pertanyaan utamanya bagi kedua kader tulen Golkar tersebut.

“Saya beranggapan bahwa ada permainan orang tertentu sehingga SK itu terlambat sampai ke tangan saya. Utamanya yang memang coba mencari keuntungan dari persoalan ini. Mungkin mereka akan berpikir bahwa dengan keterlambatan itu ruang saya untuk melakukan langkah terbatas,” tandas Ince Langke yang saat ini sedang melakukan reses di Selayar.

Sejatinya, keputusan penting partai itu cepat disampaikan kepada kader yang telah dipecat. Karena berdasar peraturan organisasi, kader yang telah dipecat masih memiliki ruang melakukan pembelaan diri, paling lambat 14 hari setelah SK pemecatan diterima. “Secara logika, upaya menahan-nahan SK pemecatan itu sudah melanggar hak saya. Karena surat itu seharusnya cepat saya terima untuk kami pelajari untuk disikapi,” tambah Ince.

Dia mengungkap, saat dirinya dipecat 2010 lalu yang kemudian digugat melalui pengadilan, Ince menyebutkan kalau SK diterima saat itu juga. “Siang ada SK pemecatan saya dari DPP, malamnya sudah saya terima,” tambah Ince.

Ince menandaskan, dirinya sejauh ini merasa tidak pernah melakukan pelanggaran pascalahirnya putusan pengadilan yang menyebutkan dirinya tidak melakukan pelanggaran, atau pembatalan SK pemecatannya oleh pengadilan.

“Sejak adanya putusan pengadilan maka saat itu saya sebagai kader sudah bersih dari pelanggaran. Kalau saat ini saya dipecat dengan tuduhan melanggar AD/ART partai, saya tegaskan bahwa hal ini adalah bentuk tindakan fitnah dan pencemaran nama baik saya,” tandas Ince.

Kendati SK pemecatan dirinya diputuskan DPP Golkar, Ince berharap Ketua DPD Golkar Sulsel, Syahrul Yasin Limpo yang menurutnya bijak bisa melihat persoalan itu secara proporsional. 

Sementara itu, Andi Muttamar yang sejak awal juga mendesak Golkar segera memberikan SK pemecatannya sampai saat ini mengaku belum menerima. Namun di tengah kondisi tersebut, dia justru mendapat simpati dan pembelaan dari sesama kader Golkar di Bulukumba. “Sejatinya, SK itu memang sudah harus diserahkan karena kita mau melihat apa yang menjadi alasan sebenarnya,” tandas Muttamar.  

Sekretaris DPD Golkar Sulsel, Pangeran Rahim hingga saat ini memilih bungkam terkait keberadaan SK pemecatan Muttamar dan Ince. Kendati handphone miliknya aktif, panggilan FAJAR tidak mau diterima. Begitu juga pesan singkat yang dikirimkan tidak direspons.

Wakil Ketua DPD Golkar Sulsel, Arfandi Idris terpisah menepis ada upaya menahan SK pemecatan Muttamar dan Ince Langke. “Bersabar saja menunggu SK-nya, tidak perlu buru-buru akan datang-ji itu,” kata Arfandi. (sah/ysd)

Bila terdapat kekeliruan dalam penulisan silahkan Kontak Redaksi kami Untuk Klarifikasi ke Admin Blog ini

Tentang MC-I Selayar

Medianya Orang Selayar
Pos ini dipublikasikan di selayar. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s