Kerugian Capai Rp 5 Miliar,Bantuan Masih Tertahan Di Ibukota Selayar

Bencana puting beliung yang memporak-porandakan rumah warga pada enam kecamatan di Kabupaten Kepulauan Selayar Jumat 16 Maret lalu diperkirakan menelan kerugian sedikitnya Rp5 miliar. Kerugian tersebut berdasarkan perhitungan kerusakan 1.242 unit rumah pada 36 desa yang kesemuanya berada di wilayah pulau ini.
Rinciannya, sebanyak 208 unit mengalami rusak parah, 247 unit rusak sedang, dan sebanyak 657 unit rusak ringan. Beruntung sampai dari data pemerintah setempat belum ada ditemukan korban jiwa akibat bencana ini.
Bupati Kepulauan Selayar, Syahrir Wahab mengatakan sampai saat ini data yang masuk hanya didapatkan berdasarkan komunikasi via telepon dengan warga yang ada di lokasi bencana. Pasalnya, kata dia, semua aparatur pada enam desa tersebut yakni para camat sedang tidak berada di tempat saat kejadian. Camat pada enam kecamatan ini sedang mengikuti kegiatan di pusat kota Selayar. Dengan demikian, dia juga tidak memungkiri kemungkinan jumlah rumah yang dihantam puting beliung akan bertambah.
Soal bantuan, bupati dua periode ini menegaskan bahwa hingga tiga hari pasca kejadian tersebut, tim Search and Rescue (SAR) dan Palang Merang Indonesia (PMI) termasuk dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) belum bisa merapat ke lokasi bencana. Faktor cuaca yang tidak mendukung, menurutnya, menjadi kendala yang tidak bisa dihindari. Bahkan dirinya meminta agar tim yang akan membawa bantuan untuk tidak bergerak menuju lokasi bencana lebih dulu sebelum cuaca membaik.
Menurut Syahrir, sangat berisiko dengan cuaca seperti ini untuk mendekat ke enam kecamatan tersebut. Bahkan Syahrir menyatakan sudah ada yang nyaris menjadi korban saat kejadian dan berusaha mendatangi lokasi bencana. Hanya Syahrir belum menyebutkan siapa warganya tersebut yang nyaris tenggelam saat mencoba meninggalkan kota Benteng Selayar ini. Untuk itu, pihaknya belum bisa memastikan kapan distribusi bantuan kepada korban bisa dilakukan. “Kami bingung dengan kondisi cuaca seperti sekarang,” katanya, Minggu, 18 Maret.
Lebih lanjut dia menegaskan bahwa saat ini sudah ada kapal yang disiapkan untuk mengangkut bantuan ke lokasi 38 desa yang terkena puting beliung ini. Kapal tersebut sudah disiapkan di Kota Benteng Selayar dan akan segera berangkat begitu cuaca memungkinkan. Hal ini, menurut Syahrir, dilakukan karena memang Pemkab sudah sangat ingin sampai di lokasi bencana tersebut. Apalagi, secara riil kondisi korban masih belum jelas lantaran jaringan komunikasi juga terganggu. “Tapi kita pantau terus lewat telepon. Cuma sering putus-putus,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga Selayar yang juga mendapatkan kabar dari salah satu desa yang menjadi korban puting beliung, Mukhlis kepada FAJAR mengatakan bahwa korban puting beliung sangat membutuhkan bantuan saat ini. Apalagi, kata dia, sejumlah rumah yang rata dengan tanah saat ini kebingungan kemana harus berteduh.
Akibatnya, menurut dia, ada yang terpaksa menggunakan bangunan rumah lainnya yang tidak terlalu parah untuk berkumpul. Sebagian ada yang berusaha memperbaiki rumahnya yang sudah porak-poranda.
Kendati demikian, dia juga mengaku memaklumi pemerintah karena kondisi cuaca yang buruk sehingga tidak ada distribusi bantuan. Bahkan warga yang ada pada daerah bencana juga tidak bisa kemana-mana dengan cuaca di perairan Selayar ini. Dia berharap dalam dua hari ke depan sudah ada bantuan yang masuk. Pasalnya, jika tidak, maka menurutnya warga akan kebingungan harus bagaimana. “Saya selalu berhubungan dengan keluarga disana, Pak. Mereka belum dapat bantuan. Cuma susah juga dengan cuaca begini,” katanya.
Seorang anggota SAR Selayar, Junaedi yang dihubungi juga menegaskan bahwa kondisi cuaca membuat upaya untuk melakukan pertolongan atau merapat ke wilayah bencana menjadi terkendala. Kendati demikian, dia mengaku sedang mengupayakan untuk sampai pada lokasi bencana guna memastikan seberapa besar dampak bencana puting beliung ini. Pasalnya, sampai saat ini informasi yang didapatkan hanya melalui telepon. “Malah kadang-kadang teman yang dihubungi disana juga sulit. Jaringan telepon bermasalah, Pak,” ucapnya. (arm/sil)

Tentang MC-I Selayar

Medianya Orang Selayar
Pos ini dipublikasikan di Dprd Selayar. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s