SELAYAR 5 TAHUN KE DEPAN

Optimis atau Pesimis Selayar Maju, Sejahtera, dan Religius Lima Tahun ke Depan ? Dari Dialog Kebangsaan IMM Selayar Sebagaimana visi dan misi pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar yang tertuang dalam RPJMD 2010-2015, Wakil Bupati Kepulauan Selayar H Saiful Arif SH menyatakan pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar yakin dan optimistis visi tersebut dapat tercapai. Hal tersebut ditegaskan Saiful Arif dalam dialog kebangsaan bertema Optimis or Pesimis Selayar Maju, Sejahtera, dan Religius Lima Tahun ke Depan yang diselenggarakan oleh DPC Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di kampus Universitas Muhammadiyah Selayar, Minggu (29/5). Turut hadir dalam dialog tersebut, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Setiadi SH MH, dan ratusan peserta dari unsur LSM, ormas dan mahasiswa. Sebagai pemateri Saiful Arif memaparkan bahwa optimisme tersebut didasarkan pada tahapan-tahapan yang telah diprogramkan pemerintah untuk memenuhi visi tersebut. “Pemerintahan saat ini berjalan baru berusia delapan bulan, artinya masih ada kurang lebih empat tahun lagi barulah kita dapat melihat sejauh mana visi maju, sejahtera dan religius tersebut terlaksana. Terpenuhinya visi tersebut juga dengan berdasar pada indikator-indikator yang tertuang dalam RPJMD, dan tidak dengan indikator lain.” ujar Ketua PD Muhammadiyah Kepulauan Selayar ini. Dalam RPJMD 2010-2015, Kepulauan Selayar maju diindikatorkan dengan infrastruktur yang memadai, SDA terkelola dengan baik, aksesibilitas dan interkoneksitas antara wilayah telah tebangun, sedangkan sejahtera berarti Masyarakat mampu memenuhi Kebutuhan dasarnya disertai dengan kualitas Sumber daya manusia yang sudah baik, serta Religius yang diartikan inflementasi Nilai agama dalam setiap aspek kehidupan. Optimisme tersebut juga didasarkan pada program pemerintah baik pusat maupun daerah yang menempatkan Kabupaten Kepulauan Selayar pada posisi yang menguntungkan antara lain, sebagai pusat budidaya Ikan karang nasional, pusat destinasi pariwisata bahari, bandar niaga kawasan timur Indonesia, dan pusat logistik dan perminyakan KTI. Sementara itu AKBP Setiadi SH MH dalam pemaparannya, mengulang kembali apa yang dikatakan oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, bahwa, maju tidaknya suatu daerah ditopang oleh tiga faktor, yakni; pemerintahan yang solid, peran serta masyarakat, pelaku usaha dan terjaminnya situasi keamanan di masyarakat. “Pada poin ketiga inilah kemudian kepolisian berperan dalam mendukung kemajuan pembangunan. Bahwa dalam situasi sejahtera bagaimanapun jika keamanan dan ketertiban tidak terpenuhi maka kehidupan tidak akan tentram. Bahkan investor-investor dalam mencari lokasi investasi salah satu indikator utama yang harus dipenuhi adalah keamanan.” tandasnya. Berbeda dengan para nara sumber, dalam sesi dialog sejumlah peserta menyatakan pesimis bahwa visi maju, sejahtera dan religius dapat tercapai. Terlebih lagi dengan religius dimana Pemerintah Kepulauan Selayar dianggap belum menunjukkan langkah konkrit dalam menginplementasikan nilai-nilai keagamaan di masyarakat. “Jika maju, sejahtera dan religius mungkin dapat terpenuhi secara makro tapi saya pesimis secara mikro,” kata Nandar salah seorang peserta dialog. ()

Tentang MC-I Selayar

Medianya Orang Selayar
Pos ini dipublikasikan di MCI-SELAYAR. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s